Langsung ke konten utama

Telemedicine and Pregnancy Care

A tool that makes healthcare more accessible, cost-effective, and increases patient engagement – is telemedicine. Since making its debut in the late 1950s, advances in telemedicine have contributed to seniors having the choice to age in place. In addition, the patients that reside in rural areas that previously had difficulties accessing a physician can now reach them virtually. Physicians and patients can share information in real-time from one computer screen to another. And they can even see and capture readings from medical devices at a faraway location. Using telemedicine software, patients can see a doctor for diagnosis and treatment without having to wait for an appointment. Patients can consult a physician in the comfort of their homes.

A gap between quantity and health distribution is still a big problem in Indonesia. Midwives are the vanguard to monitor mothers' health and children's health in the Indonesian Region. Therefore, the Indonesian government needs to provide devices for midwives to support their performance so that checking services are provided more precisely, fast, and better.

Digitization initiatives and usage of digital technology in health sectors focus on harnessing the digital ecosystem with integrated systems. This program collaborates with all stakeholders such as physicians, government, and society. The adoption of digital technology is expected to increase the performance of physicians and increase health services.

To implement digital technology in the health strategic sector, MCI cooperates with the health division in local governments and start-ups or digital platforms. They help to develop the innovation and technology of e-health in maternal. In 2021, MCI held workshops that provided training materials namely the application for midwives, dashboard application for staff in the health center and health division, consultation center, and Tele-CTG devices for midwives. These workshops were conducted in the regions that had been mapped with the location of stunting, maternal mortality rate, and baby mortality rate in Indonesia consisting of Bangka Selatan Regency, Lombok Tengah Regency, and Gowa Regency, several participants are 12 health centers, 120 midwives and staff from health divisions.

Training of Dashboard Application in Health Center

The value chain in health sectors has five primary activities namely registration and appointment, consultation and diagnostic, treatment, delivery, and payment. To improve data quality, information, and knowledge in the health system, there are digital solutions for three activities that namely telehealth and information systems.

The digital ecosystem consists of applications, the website-based dashboard for early detection of risk factors, and diagnostic medical devices based on IoT or telemedicine to detect fetal health. This ecosystem can be implemented efficiently in urban and rural areas. It is expected to decrease the maternal and baby mortality rate and stunting rate in Indonesia. 

REFERENCES

1. https://vsee.com/what-is-telemedicine/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyelenggaraan Agen Elektronik

Pada hari Jumat tanggal 23 Agustus, telah dilakukan pembahasan tentang RPM tata cara pendaftaran penyelenggaraan agen elektronik, RPM ini merupakan turunan dari PP PSTE Nomor 82 Tahun 2012. Untuk memahami lebih lanjut, terlebih dahulu kita musti kenal apa itu agen elektronik. Berdasarkan aturan tersebut, agen elektronik adalah perangkat dari suatu sistem elektronik yang dibuat untuk melakukan suatu tindakan terhadap suatu informasi elektronik tertentu secara otomatis yang diselenggarakan oleh orang. Sedangkan definisi penyelenggara agen elektronik adalah setiap orang, penyelenggara negara, dan badan usaha, yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan agen elektronik untuk dimanfaatkan oleh pengguna jasa. Jenis agen elektronik antara lain: mesin ATM, EDC ( electrical data capture) seperti kartu gesek, tempel, NFC, mesin dan sistem barcode recognition yang kesemuanya menjalankan fungsi otomatisasi dari sebuah sistem elektronik. Ruang lingkup agen elektronik yang diatur ada...

Yuk Pelajari Analis Kebijakan Muda

Hari ini saya ingin membahas tentang Apa itu JFT Analis Kebijakan dan bagaimana juknisnya. Saya adalah salah satu dari ratusan ASN di Kementerian Kominfo yang dulunya struktural berubah menjadi fungsional. Hal ini tentu saja membuat kami rada bingung dalam menyusun telaahan staf, policy brief, policy paper, Karya Tulis Ilmiah, dan berbagai produk analis kebijakan. Saya rasanya sudah banyak mengikuti beberapa bimtek baik di you tubenya LAN sebagai instansi pembina maupun pelatihan dari internal organisasi. Namun, memang seorang analis kebijakan semakin paham dalam menyusun  analisis terhadap kebijakan apabila sudah mencoba menulis (learning by doing) lalu kita pun harus lebih rajin untuk menyimpan bukti administrasinya. Ada beberapa peraturan yang kudu dibaca dan dipahami oleh JFT Analis Kebijakan yaitu PermenpanRB Nomor 45 Tahun 2013 tentang JF Anjak Peraturan Kepala LAN Nomor 14 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis  Penilaian Kualitas Hasil Kegiatan Analis Kebijakan Peraturan K...

Kesiapan Industri e-Business menuju IPV6

Seiring dengan pertumbuhan industri Internet di Indonesia, baik disadari maupun tidak, kebutuhan akan alamat Internet Protocol (IP) juga akan meningkat. Operator Internet membutuhkan alamat IP untuk mengembangkan layanannya hingga ke pelosok negeri. Jaringan Internet di Indonesia berikut perangkat-perangkat pendukungnya hingga di tingkat end user masih menggunakan IPv4. Kenyataan yang dihadapi dunia sekarang adalah menipisnya persediaan alamat IPv4 yang dapat dialokasikan. Jumlah alamat yang dapat didukung oleh IPv4 adalah 2 32 bits, sedangkan data terakhir pada waktu penulisan dokumen ini tersisa 7% saja di tingkat Internet Assigned Numbers Authority, organisasi yang mengelola sumberdaya protokol Internet dunia. Negara-negara lain sudah menyadari situasi ini sejak awal dekade dan telah memilih untuk beralih ke protokol IPv6. Teknologi IPv6 adalah protokol untuk next generation Internet. IPv6 didesain sedemikian rupa untuk jauh melampaui kemampuan IPv4 yang umum digunakan...