Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2013

Kembali ke Tusi Direktorat e-Business

1. Subdit Tata Kelola e-Business  menyusun regulasi dan kebijakan di bidang e-Business (RPM tentang Nama Domain, Pendaftaran    Penyelenggara Sistem Elektronik, Penyelenggaraan Agen Elektronik)  2. Subdit Teknologi dan Infrastruktur e-Business 3. Subdit Aplikasi Layanan e-Business 4. Subdit Interoperabilitas dan Interkonektivitas e-Business Dalam Penyusunan RKA-KL ada beberapa hal yang harus diperhatikan, konsistensi dengan sasaran kinerja K/L, Renja K/L dan RKP, sesuai dengan keluaran (output). Arsitektur dan Informasi Kinerja (logic model). Renja boleh direvisi oleh Bappenas agar ada konsistensi output di Renja K/L dengan output di RKA-KL. Input  -------------------------------Kegiatan  ------------     output-----outcome sumber daya yang digunakan     aktivitas yg dilakukan Logic model adalah gambaran ringkas mengenai suatu program sebagai respon/tanggapan terhadap situasi/permasa...

Pendaftaran portal web

Begitu banyak pertanyaan terkait bagaimana pendaftaran portal web di Indonesia. Sebelum membahas ini, kita perlu mengkaji ada beberapa instansi terkait dengan proses perizinan usaha ini diantaranya Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, BKPM, dan Kementerian Kominfo, bahkan Sudin Perindustrian, Perdagangan, dan Kominfo. Mulai dari saya masuk ke Direktorat e-Business tahun 2009, ini sudah menjadi pertanyaan besar dari pihak perusahaan yang bergerak di bidang IT setiap datang ke kantor, mereka bingung dengan masalah pendaftaran portal web. Saya mencoba untuk melakukan analisis sederhana. Kalau menurut saya, ini memang termasuk wewenang Kementerian Kominfo, khususnya Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Direktorat e-Business. Namun, Ditjen Aptika saat ini hanya memiliki fungsi sebagai regulator bukan operator sehingga kita tidak mengeluarkan suatu izin tertentu. Hal ini berbeda dengan, Ditjen Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika yang dapat mengeluarkan suatu izin...

Saya seorang calon perencana di Dit e-Business

Apabila bicara tentang seorang calon perencana, maka yang terpikir di benak kita pasti susah dan pusing untuk mencari angka kreditnya karena perencana yang merupakan jabatan fungsional tertentu harus mengikuti diklat perencana yang diadakan oleh Bappenas. Satu kementerian cuma satu calon perencana yang didiklat-kan, termasuk saya belum dapat giliran untuk di diklat-kan. Seorang perencana harus memiliki wawasan yang luas dan kemampuan untuk menghasilkan suatu kebijakan dan program tertentu. Berdasarkan informasi dari teman yang pernah diklat perencana, maka ada tiga bidang yang musti dikuasai yaitu perencanaan keuangan, perencanaan pembangunan dan perencanaan di bidang tata ruang. Melalui blog ini, saya mau sharing beberapa rincian kegiatan yang harus daya lakukan untuk mencapai angka kredit kedepannya: yang paling tinggi apabila melanjutkan ke tingkat pasca sarjana maka seorang calon perencana akan mendapatkan angka kredit 100, dan diklat perencana selama lebih dari 960 jam akan m...

The Handling of website have negative content

The directorate of e-Business has one program to handle the website with negative content which is called Trust Positive Program. Government and society need to protect electronic information or website from the content that infringes norms, gambling, and content that can make hatred or enemy special society based on ethnics, religions, races, and intra groups. Our government gives the protection based on a list of good and trusted information.  The blocking of the negative website had purposed to stop our citizens to access the information from the negative website. The goal of that program such as: 1. gives the references for government and society to understand the website having negative content and our role in handling it. 2. protects public interest from internet content that gives negative impacts or prejudices. The website has negative content that is handled like pornography, gambling, and/or other illegal activity. The mean of illegal activities is illegal ac...

Kebijakan negara tetangga, Malaysia dalam pengembangan e-Commerce

Pengembangan Digital Ekonomi dan TIK di negara Malaysia sungguh luar biasa dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Malaysia mengumumkan Malaysian Plan ke-8. Ada beberapa inisiatif yang dikembangkan unttuk membangun infrastruktur TIK bagi sektor publik sebagaimana sektor swasta. Renstranya lebih fokus kepada peningkatan penggunaan komputer dan infrastruktur TIK pada lembaga pemerintahan berupa inisiasi keamanan informasi nasional, pembuatan emergency response centre untuk pengaturan kelembagaan, aspek teknikal dan keamanan internet.  Berdasarkan data unit intelijen ekonomi, Malaysia memiliki peringkat ke-35 dari 65 negara yang skor tingkat e-readiness-nya lebih rendah dari tahun sebelumnya dari poin 5.61 menjadi 5.42. Meskipun, Malaysia lebih tinggi nilai e-readiness-nya dari negara Thailand, Indonesia, India dan China tapi lebih rendah dari negara Singapura, hongkong, Korea Selatan dan Taiwan (Poong Siang Yew, 2007). TIK berpengaruh dalam pertumbuhan dan peningkat...

E-Business Security Architecture

makasih saya ucapkan buat PDSI Kominfo yang sudah menyediakan akses jurnal buat bahan referensi dalam menghasilkan sebuah paper dan karya tulis. Hari ini, saya membaca tentang satu tema menarik yaitu  E-Business Security Architecture. Ini dua tema yang ingin saya dalami lebih lanjut, berbekal ilmu dari salah satu dosen manajemen keamanan informasi, bapak Ivano dan satu bidang yang saya geluti selama 5 tahun bekerja di kominfo. E-commerce merupakan bagian dari e-Business,  e-commerce merupakan salah satu cara baru e-business dalam menggunakan teknologi. Ada beberapa aspek penting yang menjadi karakteristik e-commerce antara lain sebagai berikut: 1. ruang lingkup komersial yang luas 2. jumlah klien yang banyak 3. mudah dalam pengembangan 4. kemudahan akses teknologi 5. mata uang virtual 6. kecepatan transaksi Beberapa hal-hal yang terkait elektronik yang dapat diklasifikasikan menjadi beberapa area yaitu: e-commerce, e-banking, e-learning, e-auctions, dan e-gov...