Langsung ke konten utama

Summary journal "The Industrial Management of SMEs in the Era of Industry 4.0"

I want to summarize the publication "The Industrial Management of SMEs in the Era of Industry 4.0". It was published in the International Journal of Production Research (IJPR). IJPR is a well-established and highly successful journal reporting production and manufacturing research. Alexandre Moeuf, et.al studied the current fields of research addressing new changes brought to the production planning and control functions in SMEs in the era of Industry 4.0. Industry 4.0 provides a new paradigm for the industrial management of SMEs. Supported by a growing number of new technologies, this concept appears more flexible and less expensive than traditional enterprise information systems such as ERP and MES.

The scope of Industry 4.0 was limited based on the definition by Kohler and Weisz (2016) which is a new approach for controlling production processes by providing real-time synchronization of flows and by enabling the unitary and customized fabrication of products. The proposed literature review strategy was carried out using an innovative process that consisted of the execution of two separate queries (production planning and control and industry 4.0) followed by the analysis of the papers obtained to identify intersections between both concepts. They also proposed a framework for analyzing the selected papers based on the targeted performance objectives, the required managerial capabilities, and the different means of realization associated with the Industry 4.0 concept. Figure 1. illustrates the analytical framework.


They have adapted the works of Porter and Heppelmann (2014), initially proposed for measuring the capacity of new smart connected products and services to establish a list of four distinct managerial capacities like monitoring, control, optimization, and autonomy that aligned with the concept of Industry 4.0. Their survey identified 23 applied cases in which Industry 4.0 was used in SMEs. The reviewed publications show that the application of Industry 4.0 to SMEs is related to the monitoring of production processes and to the improvement of current capabilities and flexibility. Several use cases of Cloud computing and RFID tools are noted. Their study shows that the least expensive and least revolutionary technologies (simulation, cloud computing) are the most exploited in SMEs whereas those allowing profound business transformations (CPS, Machine to Machine, big data, collaborative robot) are still neglected by SMEs.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyelenggaraan Agen Elektronik

Pada hari Jumat tanggal 23 Agustus, telah dilakukan pembahasan tentang RPM tata cara pendaftaran penyelenggaraan agen elektronik, RPM ini merupakan turunan dari PP PSTE Nomor 82 Tahun 2012. Untuk memahami lebih lanjut, terlebih dahulu kita musti kenal apa itu agen elektronik. Berdasarkan aturan tersebut, agen elektronik adalah perangkat dari suatu sistem elektronik yang dibuat untuk melakukan suatu tindakan terhadap suatu informasi elektronik tertentu secara otomatis yang diselenggarakan oleh orang. Sedangkan definisi penyelenggara agen elektronik adalah setiap orang, penyelenggara negara, dan badan usaha, yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan agen elektronik untuk dimanfaatkan oleh pengguna jasa. Jenis agen elektronik antara lain: mesin ATM, EDC ( electrical data capture) seperti kartu gesek, tempel, NFC, mesin dan sistem barcode recognition yang kesemuanya menjalankan fungsi otomatisasi dari sebuah sistem elektronik. Ruang lingkup agen elektronik yang diatur ada...

Yuk Pelajari Analis Kebijakan Muda

Hari ini saya ingin membahas tentang Apa itu JFT Analis Kebijakan dan bagaimana juknisnya. Saya adalah salah satu dari ratusan ASN di Kementerian Kominfo yang dulunya struktural berubah menjadi fungsional. Hal ini tentu saja membuat kami rada bingung dalam menyusun telaahan staf, policy brief, policy paper, Karya Tulis Ilmiah, dan berbagai produk analis kebijakan. Saya rasanya sudah banyak mengikuti beberapa bimtek baik di you tubenya LAN sebagai instansi pembina maupun pelatihan dari internal organisasi. Namun, memang seorang analis kebijakan semakin paham dalam menyusun  analisis terhadap kebijakan apabila sudah mencoba menulis (learning by doing) lalu kita pun harus lebih rajin untuk menyimpan bukti administrasinya. Ada beberapa peraturan yang kudu dibaca dan dipahami oleh JFT Analis Kebijakan yaitu PermenpanRB Nomor 45 Tahun 2013 tentang JF Anjak Peraturan Kepala LAN Nomor 14 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis  Penilaian Kualitas Hasil Kegiatan Analis Kebijakan Peraturan K...

Kesiapan Industri e-Business menuju IPV6

Seiring dengan pertumbuhan industri Internet di Indonesia, baik disadari maupun tidak, kebutuhan akan alamat Internet Protocol (IP) juga akan meningkat. Operator Internet membutuhkan alamat IP untuk mengembangkan layanannya hingga ke pelosok negeri. Jaringan Internet di Indonesia berikut perangkat-perangkat pendukungnya hingga di tingkat end user masih menggunakan IPv4. Kenyataan yang dihadapi dunia sekarang adalah menipisnya persediaan alamat IPv4 yang dapat dialokasikan. Jumlah alamat yang dapat didukung oleh IPv4 adalah 2 32 bits, sedangkan data terakhir pada waktu penulisan dokumen ini tersisa 7% saja di tingkat Internet Assigned Numbers Authority, organisasi yang mengelola sumberdaya protokol Internet dunia. Negara-negara lain sudah menyadari situasi ini sejak awal dekade dan telah memilih untuk beralih ke protokol IPv6. Teknologi IPv6 adalah protokol untuk next generation Internet. IPv6 didesain sedemikian rupa untuk jauh melampaui kemampuan IPv4 yang umum digunakan...