Tak terasa 4 tahun lamanya saya bekerja di Direktorat Keamanan Informasi dan sungguh banyak pengalaman dan dapat meningkatkan ilmu teknis dan manajemen di bidang keamanan informasi. Di satker inilah saya mendapatkan sertifikat internasional dari IRCA (International Register Certified Auditor) sebagai Auditor/Lead Auditor ISO 27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi serta sertifikat internasional dari KPMG terkait Cobit 5 Foundation tentang Tata Kelola Teknologi Informasi (IT Governance). Alhamdulillah, semuanya dapat menjadi bekal untuk menjadi auditor internal SNI ISO/IEC 27001 dan asesor di BSSN hingga sekarang.
Sejak September tahun lalu, saya pindah dari Direktorat Keamanan Informasi ke Direktorat Ekonomi Digital. Ini merupakan satker baru di Kominfo, dan punya tanggung jawab besar demi pengembangan ekonomi kerakyatan. Programnya bersifat fasilitasi kepada petani, nelayan, UMKM dan masyarakat lainnya. Hal yang paling sulit dilakukan adalah koordinasi lintas stakeholder, sebagai contoh untuk program UMKM Go Online melibatkan beberapa stakeholder yaitu Kementerian/Lembaga terkait pemberdayaan UMKM, pemda, startup/e-commerce player, platform pembayaran non tunai (cashless payment), Asosiasi, Komunitas, Akademisi, Perbankan, Fintech, dan beberapa stakeholder lainnya.
Disini pun mulai mempelajari bahwa ekonomi digital itu sangat luas dibandingkan e-commerce, mencakup banyak sektor strategis tidak hanya sektor perdagangan. Saya lagi mencoba mempelajari bagaimana menghitung dampak dari digitalisasi sektor tersebut terhadap perekonomian Indonesia. Saat ini, sudah ada dua referensi kajian dimana kajian pertama dibuat oleh LPEM FEB UI tentang Dampak Gojek terhadap Perekonomian Indonesia serta kajian Dampak Tokopedia Terhadap perekonomian oleh Lembaga Demografi FEB UI.
Komentar