Alamat website berhuruf arab (dotshabaka) telah menjadi yang
pertama launching sebagai bagian dari lebih 1000 nama sufiks gTLD yang baru. Saat sekarang ini, hanya ada 22 gTLD temasuk .com dan .org,
sebagai tambahan kode negara misalnya .uk.
Banyak kalangan berpendapat bahwa sistem yang ada sekarang
menjadi terlalu ramai tak terkecuali ada kritikan bahwa ekspansi ini akan
menambah biaya perusahaan. Para pebisnis berharap untuk melindungi dan
mempublikasikan brand mereka yang akan mendaftar sebagai second-level domains
dibawah sufiks baru seperti Coca-Cola yang ingin mendapatkan coke.shop ketika domain
gTLD .shop tersedia.
Meskipun paling banyak domain baru seharusnya hanya memiliki
biaya 10 – 30 euro per tahun untuk menjadi miliknya sendiri, jumlah yang
menipis dan berhubungan dengan biaya administratif yang akan naik.
Para grosir menawarkan gTLD yang baru yang membutuhkan tarif
untuk menutupi biayanya sendiri mencakup 185.000 USD atau 113.200 euro untuk
biaya aplikasi dimana mereka harus membayar kepada Internet Corporation for
Assigned Names and Numbers (ICANN), sebuah organisasi non profit yang mengawasi
proses tersebut.
Komentar